Bisnis Penulis Lepas

Bisnis Penulis Lepas

Bisnis Penulis Lepas – Freelance writer atau penulis lepas bisa dibilang bisnis yang cukup populer. Dari puluhan juta situs yang ada di internet, semuanya pasti membutuhkan tulisan/artikel untuk membuat website tersebut gemuk dan dapat membuatnya mudah ditemukan oleh search engine. Tulisan yang berkualitas mengenai informasi produk maupun jasa yang ditawarkan menentukan reputasi website. Kemudian, yang lebih menarik adalah tidak semua orang mampu membuat artikel berkualitas. Di sinilah peluang bisnis muncul dan bisa dimaksimalkan jika memang menulis adalah keahlian Anda.

Pilih level penulis yang bisa diambil sesuai dengan tingkatan keahlian dan pengalaman dalam bidang penulisan artikel. Bagi para pemula, sesuai dengan namanya, mereka adalah penulis yang belum punya nama dan biasanya dibayar murah berdasarkan jumlah kata yang ditulis. Biasanya tarif mereka 15 ribu per 500 kata Bahasa Indonesia atau $1,5 untuk Bahasa Inggris.

Kemudian, penulis tingkat lanjut atau penulis yang sudah memiliki banyak pengalaman dengan keahlian tinggi di suatu bidang tentu saja mendapatkan bayaran yang lebih tinggi. Penulis seperti itu bisa menaruh tarif sebesar $75-$100 per artikel (500-1000 kata) yang dia tulis dan dipublikasikan misalnya untuk website besar dan portal berita.

Ingin mencoba bisnis bidang ini? Cek beberapa tempat untuk mendapatkan job penulisan artikel seperti sribulancer.com, upwork.com (internasional), dan textbroker.com (internasional). Sebagai bagian dari promosi, Anda harus punya blog yang bisa ditunjukkan sebagai contoh tulisan Anda sehingga calon klien bisa dengan mudah menilai gaya tulisan Anda.

Ada pun cara menjadi penulis artikel lepas :

Pertama, untuk menjadi seorang penulis lepas, hal penting adalah Anda punya keterampilan menulis. Selain keterampilan menulis, tentu akan lebih baik jika Anda punya pengetahuan yang dalam dalam berbagai bidang yang hendak Anda kerjakan. Istilahnya Anda punya spesialisasi. Misalkan selain Anda andal dalam menulis, tapi juga punya pengalaman/pengetahuan yang dalam di bidang ekonomi, politik, atau teknologi. Pengetahuan dan pengalaman mendalam tadi dapat menjadi nilai lebih Anda di mata klien.

Kedua, tentukan bidang pekerjaan yang akan Anda tekuni. Ada banyak bidang pekerjaan yang bisa ditekuni oleh penulis lepas. Misalkan Anda bisa fokus menjadi penulis lepas ghostwriter. Dengan menjadi seorang ghostwriter, Anda akan menuliskan naskah buku untuk klien. Biasanya, nama Anda tidak dicantumkan sebagai penulis. Melainkan, nama klienlah yang akan dipajang sebagai nama penulis. Selain itu, Anda juga bisa menjadi seorang co-writer, di mana Anda mendampingi klien untuk menulis buku. Anda membantu proses dan teknis penulisan bukunya.

Contoh lain, Anda juga bisa menjadi penulis lepas khusus untuk konten-konten perusahaan. Misalkan Anda menulis konten-konten untuk web perusahaan tertentu. Jadi, tugas Anda adalah menuliskan konten web perusahaan tadi. Tentunya konten ini bisa seputar konten berita perusahaan, content marketing si perusahaan, review produk, dan lain sebagainya.

Contoh lain, Anda juga bisa menyediakan jasa penulisan untuk website perorangan. Ada kalanya, blogger-blogger membutuhkan konten untuk blog mereka. Namun karena keterbatasan waktu, mereka menyewa jasa penulis artikel. Nah, Anda juga bisa melayani segmen pasar ini.

Bisa juga Anda bekerja di bidang penulisan kreatif (seperti penulisan untuk novel, skenario film, naskah/script video (dokumenter, iklan, dll), dan lain sebagainya.

Ketiga, mulailah membuat portfolio. Dalam bisnis jasa, portfolio sangat penting. Salah satu cara menilai kualitas kerja/keterampilan seorang pekerja lepas adalah dari portfolio. Makin banyak portfolio mentereng yang Anda miliki, tentu nilai jual Anda akan makin tinggi.

Jika saat ini Anda belum punya portfolio, maka mulailah mengerjakan proyek kecil-kecilan di sekitar Anda. Misalkan jika Anda mahasiswa, maka Anda bisa mengerjakan proyek untuk komunitas/organisasi kampus Anda, mengerjakan proyek dari dosen Anda, mengerjakan proyek bisnis teman-teman Anda, dan lain sebagaiya. Seiring berlalunya waktu, karya Anda akan makin banyak dan dapat ditampilkan dalam portfolio.

Anda juga bisa menampilkan portfolio ini di website. Misalkan pakai blog Anda. Di blog tersebut, Anda bisa buat halaman khusus yang menampilkan karya-karya Anda.

Keempat, mulailah menawarakan jasa Anda.

Setelah Anda menentukan bidang kerja Anda, menyiapkan portfolio, maka mulailah tawarkan jasa Anda. Anda bisa membuat penawaran jasa Anda. Penawaran jasa ini bisa Anda tampilkan dalam bentuk halaman khusus di web Anda. Di halaman tersebut, Anda menjelaskan jasa yang Anda tawarkan, apa yang bisa Anda lakukan, karya-karya Anda, dan lain sebagainya.

Selain memakai web pribadi, Anda bisa menawarkan jasa melalui situs-situs pekerja lepas. Contoh situs freelancer ini misalnya : Sribulancer, Projects.co.id, dan lain sebagainya. Dengan memposting penawaran di web-web tadi, peluang Anda mendapatkan klien akan makin besar. Kenapa? Sebab orang-orang yang datang ke web-web tadi kemungkinan besar memang mencari jasa Anda. Hanya saja, tentu akan ada banyak pesaing lain di luar sana yang menawarkan jasa sejenis.

Selain itu, jangan lupakan cara marketing konvensional. Manfaatkan jaringan pertemanan yang Anda miliki. Biasanya, rekomendasi teman atau rekomendasi orang dekat akan sangat ampuh. Ketika seseorang membutuhkan jasa desainer, jasa penulis lepas, atau jasa lainnya, biasanya mereka akan bertanya ke teman-teman mereka. Nah bayangkan ketika jasa Anda direkomendasikan oleh si teman tadi. Tentu, akan makin besar peluang Anda mendapatkan klien. Untuk itu, jangan lupakan jaringan pertemanan Anda.

Selain itu, setiap kali Anda mengerjakan project untuk klien, pastikan Anda memberi yang terbaik. Kenapa? Sebab klien yang puas akan merekomendasikan Anda pada teman mereka. Alhasil, promosi Anda terjadi dari mulut ke mulut.

Related posts