Kisah Bisnis Online MindTalk Danny Wirianto

Kisah Bisnis Online MindTalk Danny Wirianto

duniabisnisonline.web.id – Kisah Bisnis Online MindTalk Danny Wirianto, Danny Wirianto menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat dengan mengambil jurusan seni rupa. Ia pernah direkrut menjadi direktur seni di Adobe karena keahliannya dalam Photoshop dan membuat website.

Dari seni rupa, ia bekerja di industri periklanan, dan ini membuatnya membangun agen periklanan sendiri bernama SemutApi Colony di tahun 2001 di negeri paman sam.

Danny yang berusia 39 tahun sekarang fokus ke startup terbarunya, yang ia yakini akan menjadi startup yang diperhatikan di Asia, yaitu platform minat sosial bernama MindTalk.

Baca juga : Kisah Bisnis Online Bukalapak Achmad Zaky

Danny menyadari bahwa salah satu kelemahannya adalah ia cepat bosan. Menjadi ahli dan sukses dalam satu hal tidak membuatnya puas. Ia kemudian menggunakan semua keahliannya – desain artistik, periklanan, teknologi – untuk mengembangkan usahanya. Singkat cerita, saat ini Danny sudah membantu menjadi dalang dari usaha pengubahan citra Kaskus dari yang awalnya dikenal sebagai situs dewasa menjadi forum yang dihargai, dan membuat situs itu bertumbuh sejak tahun 2008.

Danny yang berusia 39 tahun sekarang fokus ke startup terbarunya, yang ia yakini akan menjadi startup yang diperhatikan di Asia, yaitu platform minat sosial bernama MindTalk.

Bagi saya, MindTalk tampak seperti gabungan dari Facebook dan Twitter. Startup ini menekankan channel yang bisa dibuat sendiri oleh pengguna, dan dari situ, pengguna bisa post, share, dan menerima informasi yang berhubungan dengan channel tersebut. Danny lebih menganggap MindTalk sebagai mailing list 2.0, dimana orang bisa membuat, mencari, dan bergabung ke dalam komunitas online dengan mudah.

Satu masalah yang dikemukakan oleh MindTalk adalah bagaimana merek bisa berkomunikasi dengan konsumen mereka dengan biaya kecil. Facebook saat ini mencoba untuk memonetasi halaman bisnis mereka, yang membuat perusahaan harus membayar jika ingin menyampaikan informasi dalam bentuk post ke calon konsumen mereka. MindTalk menawarkan fungsi yang sama secara gratis.

Sejak diluncurkan bulan November lalu, MindTalk sampai bulan Juli lalu sudah mempunyai 500.000 pengguna dan tiap bulannya dikunjungi oleh tiga juta orang dari 190 negara dengan Indonesia, India, Malaysia dan Australia sebagai negara dengan jumlah pengunjung terbanyak. Rata – rata, seorang pengguna menghabiskan waktu 23 menit di MindTalk.

Selain membantu perusahaan mengiklankan produk mereka dan mengadakan lomba di MindTalk, Danny juga mendapatkan uang dari emoticon bermerek. Ke depannya, ketika MindTalk sudah memiliki pengguna yang cukup banyak, ia juga akan mulai menjual emoticon premium ke penggunanya. Saat ini MindTalk masih dalam proses pengembangan, dan Danny merasa bahwa versi yang saat ini baru memenuhi 60 persen dari apa yang ia bayangkan.

Dibuat oleh seorang entrepreneur berpengalaman, MindTalk adalah sebuah startup yang harus diperhatikan oleh orang – orang.

Related posts