Tips Menjadi Dropshipper yang Sukses

Tips-Menjadi-Dropshipper-yang-Sukses

duniabisnisonline – Tidak perlu repot mengurus stok dan memiliki modal yang besar. 2 faktor tersebut selalu menjadi alasan banyak sekali orang yang memulai bisnis dengan menjadi seorang dropshipper. Terlebih lagi, jenis bisnis ini membuat kamu leluasa untuk bekerja sama dengan lebih dari satu toko saja.
Selain itu saat ini juga sudah banyak sekali ecommerce ataupun marketplace yang menawarkan kemitraan jenis dropshipping bagi mereka yang menginginkannya. Namun, kamu harus siap untuk menerima resikonya, yakni berjualan untuk membesarkan brand orang lain dan juga bersaing dengan pihak yang berjenis bisnis serupa.

Apabila kamu siap dengan hal itu semua, kami akan menjelaskan beberapa cara menjadi dropshipper yang sukses dalam waktu kurang dari 1 tahun.

Pilih Jenis Produk

Hal pertama yang harus kamu lakukan untuk memulai bisnis dropshipping adalah memilih jenis bisnis. Produk apa yang akan kamu tawarkan kepada pelanggan? Untuk mengetahui hal tersebut, kamu harus memperkirakan tren pasar yang berkembang serta berapa banyak orang yang berminat dan mau membelinya.

Memilih jenis produk juga bisa dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini:

Pilih produk dengan keuntungan sedikit namun bisa dijual dengan kuantitas banyak.

Contoh yang bisa diterapkan adalah bisnis dropship baju atau kaos. Jenis produk ini tidak akan pernah sepi karena produk fashion memang telah menjelma sebagai salah satu kebutuhan alamiah semua orang.

Perhatikan ukuran pengiriman produk.

Pastikan jika produk yang kamu jual ke pelanggan tidak berukuran besar sehingga lebih mudah dikirimkan. Selain itu, ukuran produk yang tidak terlalu besar juga membuat biaya ongkos pengiriman menjadi murah dan tidak memberatkan kedua pihak.

Pastikan produk yang dijual itu sedang banyak dicari oleh pelanggan.

Cara untuk mengetahui produk apa yang sedang trending adalah dengan menggunakan google keyword planner dan lain sebagainya.

Baca Juga : Tips Menjual HP di Online Shop Agar Cepat Laku

Cari Channel Pemasaran yang Tepat

Dimanakah kamu menemukan supplier untuk diajak bekerja sama? Biasanya, mereka dapat ditemukan dengan mudah di ecommerce ataupun marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, Shoppe dll. Jika kamu menyadari hal tersebut, maka jangan pernah gunakan tempat-tempat tersebut sebagai channel pemasaran bisnis kamu.

Kenapa? Bisa dipastikan kamu akan kalah dalam pertarungan menentukan harga termurah. Sebab, di ecommerce dan marketplace hanya akan dimenangkan oleh toko yang berani menaruh harga paling rendah di antara lainnya. Sudah menjadi kebiasaan pelanggan mencari produk berdasarkan harga termurah bukan kualitas.

Lantas, channel pemasaran yang tepat untuk para bisnis dropshipper apa? Jawabannya adalah media sosial. Pasarkan produk kamu melalui instagram ataupun facebook karena mash ada banyak sekali pelanggan yang bisa kamu dapatkan di sana.

Cari Supplier yang Bertanggung Jawab

Cara menjadi dropshipper yang sukses selanjutnya adalah dengan mencari supplier yang bertanggung jawab. Sebab tanpa adanya seorang supplier, jenis bisnis ini tidak akan bisa berjalan dengan maksimal. Lantas, bagaimana cara mendapatkan supplier yang tepat? Jawabannya adalah dengan mencari melalui sumber yang tepat.

Sumber mencari supplier bisa ditemukan di berbagai ecommerce ataupun marketplace yang ada di Indonesia. Disana, kamu bisa melihat statistik mereka secara keseluruhan dan mendapatkan supplier yang tepat. Selain statistik, wilayah keberadaan supplier juga harus diperhatikan.

Carilah supplier yang berada di dekat wilayahmu atau setidaknya masih berada di satu kota yang sama. Dengan demikian, kamu bisa bertemu dengannya dan menjalin berbagai strategi untuk meningkatkan penjualan. Langkah ini jarang sekali diikuti para pemilik bisnis dropship karena mereka hanya mencari supplier yang berani memberikan harga murah tanpa mengetahui latar belakangnya.

Cara Menjadi Dropshipper: Analisa dan Optimasi

Sebelumnya sudah dikatakan jika kamu harus mencari channel pemasaran yang tepat. Jawabann terbaik adalah dengan memasang iklan di sosial media, baik itu instagram maupun facebook. Selain itu, kamu juga bisa memasang iklan melalui google ads. Walaupun lebih berat tetapi tidak ada salahnya untuk mencoba hal tersebut, bukan?

Apabila telah mempraktikkan beberapa channel pemasaran tersebut, saatnya kamu melakukan analisa dan optimasi terhadap apa yang telah dilakukan. Biasanya, hal ini dilakukan setiap satu bulan sekali untuk melihat apakah ada peningkatan ataupun penurunan penjualan. Metriks data tersebut bisa didapatkan melalui Facebook Pixel ataupun Google Analytics.

Penjualanmu tidak akan bisa meningkat dengan pesat apabila mengabaikan hal ini. Sebab, analisa dan optimasi menjadi jurus sukses para pemilik usaha dalam mengembangkan bisnis mereka dalam waktu singkat.

Related posts